Memasuki awal tahun 2026, wajah calon Rumah Sakit Islam (RSI) MAJT-MAS Semarang yang berlokasi di Jalan Jolotundo tampak belum banyak berubah. Jika membandingkan dengan pantauan terakhir kami pada tahun 2024, bangunan ini seolah sedang "beristirahat" panjang, padahal strukturnya sudah berdiri kokoh dan memiliki potensi besar untuk melayani kesehatan warga Semarang.
Pantauan dari Ketinggian Menara Al Husna
Halaman ini hadir sekadar untuk memperbarui kondisi terkini melalui bidikan kamera yang kami ambil. Kebetulan pada Januari kemarin, kami berkesempatan naik ke Menara Al Husna MAJT. Dari ketinggian tersebut, lanskap Jalan Jolotundo terlihat jelas, termasuk bangunan rumah sakit yang megah namun tampak sunyi.
Proyek yang sebenarnya sudah mulai dikerjakan sejak tahun 2021 ini memang menyisakan tanda tanya. Sebagai bangunan yang digadang-gadang menjadi fasilitas kesehatan terintegrasi, sangat disayangkan jika progresnya tidak segera mencapai garis finis.
Kondisi Terkini: Depan vs Atas
Kami membagi visualisasi ini dalam dua sudut pandang:
Tampak Depan: Menunjukkan fasad bangunan yang masih sama seperti dua tahun lalu.
Tampak Atas: Memberikan gambaran betapa luasnya area proyek ini jika dilihat dari kejauhan.
Muncul pertanyaan di benak kami (dan mungkin warga yang melintas), apakah pihak pengelola memiliki rencana baru dalam waktu dekat? Tentu sangat disayangkan jika aset sebesar ini dibiarkan mangkrak tanpa kepastian operasional.
Dinamika di Seberang Jalan
Hal menarik justru terlihat tepat di seberang lokasi proyek. Jika dulu bangunan tersebut dikenal sebagai tempat makan Ayam Goreng Pakne Heksa, kini bangunan itu telah bertransformasi menjadi sebuah klinik kesehatan.
Fenomena ini cukup kontras; di satu sisi ada rumah sakit besar yang masih menunggu keberlanjutan, sementara di sisi lain, fasilitas kesehatan skala kecil justru mulai tumbuh dan bergerak aktif memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar.
Artikel terkait :

Komentar
Posting Komentar