🇮🇩 Foto: Menangkap Warna Kemerdekaan di Kampung Kentangan, Semarang

Menelusuri sudut-sudut permukiman lama di Kota Semarang selalu menyisakan kejutan visual yang menarik, terutama saat musim perayaan Hari Kemerdekaan tiba. Salah satu titik yang sempat kami singgahi adalah kawasan Kampung Kentangan, yang berada di wilayah RT 03 RW 05, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Semarang Tengah.

Bagi yang asing dengan namanya, sekilas kita mungkin menduga kampung ini dinamai demikian karena hal lain. Berdasarkan catatan sejarah lokal, nama "Kentangan" ternyata berasal dari masa lalu ketika area kebun kentang di wilayah tersebut mulai terdesak oleh pembangunan los atau perumahan. Kawasan ini juga memiliki keterkaitan erat dengan sejarah penataan wilayah oleh Kapten Ciu—yang kemudian diangkat menjadi Mayor—tokoh masa lampau yang ikut membentuk struktur ruang di kawasan tersebut.

Keterkaitan historis inilah yang membuat jejak budaya Tionghoa begitu melekat di kawasan sekitar Jagalan dan Pecinan. Tak heran, ada satu pemandangan kontras yang langsung mencuri perhatian mata kami saat memasuki gerbang gangnya: perpaduan atribut kemerdekaan dengan deretan lampion merah khas yang masih menggantung rapi di atas jalan. Di bawah spanduk "Dirgahayu Republik Indonesia" berlatar semarak warna-warni, bola-bola lampion beraksara Mandarin tampak berdampingan akur dengan umbul-umbul merah putih.

Kawasan padat di tengah kota ini memang punya dinamika ruang yang unik. Deretan rumah lama, papan penanda toko legendaris seperti Philips Radio yang tersisa di sudut gang, hingga gerobak-gerobak dorong yang terparkir di sisi jalan seolah melengkapi atmosfer keseharian warga yang apa adanya.

Meski penjelajahan kali ini hanya sempat merekam suasana di bagian mukanya saja, atmosfer gotong royong dan warna-warni perayaan 17-an di Kampung Kentangan sudah cukup menyuarakan bagaimana tradisi lokal dirayakan di tengah lanskap perkotaan yang padat.

Berikut adalah beberapa rekam visual yang berhasil diabadikan dari sudut Kampung Kentangan:




Artikel terkait:

Komentar