Tengah bulan Agustus 2026, pemandangan berbeda tampak di kawasan Jalan Gajah Raya, Semarang—khususnya di sekitar area SPBU. Proyek pembenahan infrastruktur drainase kembali berjalan dengan deretan box culvert (gorong-gorong beton precast) yang sudah bersiaga di pinggir jalan. Pengendara yang sering melintas di jalur ini diimbau untuk lebih berhati-hati karena adanya penyempitan bahu jalan.
Setelah proyek saluran di dekat Alfamidi (arah Jalan Majapahit) rampung beberapa waktu lalu, kini giliran segmen di sekitar SPBU yang tersentuh perbaikan.
Dokumentasi visual ini kami ambil pada 14 Agustus 2026. Selain tumpukan beton precast yang siap ditanam, sebuah alat berat excavator bermerek SANY juga tampak terparkir di bahu jalan, bersiap melakukan pengerukan parit.
Titik pengerjaan saluran air kali ini berada di ruas jalan yang secara fisik belum tersentuh betonisasi. Tak heran, saat curah hujan tinggi, kawasan dalam di area ini masih rawan menyisakan genangan air. Kondisinya cukup kontras dengan ruas utama Jalan Gajah Raya yang sudah dibeton, di mana luapan air relatif lebih terkendali saat hujan turun.
Langkah pengerjaan drainase di pertengahan Agustus ini terasa sangat krusial karena memanfaatkan momen musim kemarau. Harapannya, proses pembenahan berjalan lancar tanpa terkendala cuaca, sehingga saluran baru ini siap menampung debit air saat musim penghujan kembali menyapa Kota Semarang.
Artikel terkait:
- [2025] Foto: Jalan Gajah Raya Semarang – Kios “Hilang” demi Gorong-Gorong Baru ?
- 💻 Resmi Dibuka, REX Computer Perkuat Ekosistem Toko Komputer di Jalan Gajah Raya Semarang
- Foto : Progres Pengerjaan Jalan di Jalan Gajah Semarang Bulan November 2022, Sudah Bisa Dilewati
- Video : Progres Pengerjaan Jalan di Jalan Gajah Semarang (27 Oktober 2022)
- Lainnya

Komentar
Posting Komentar