📸 Foto: Menengok Wajah Banjir Kanal Timur dari Jembatan Barito (Awal Juni 2026)

Awal bulan Juni, tepatnya pada hari Minggu pagi (7/6), kami kembali mengabadikan suasana terbaru dari proyek Banjir Kanal Timur (BKT) Semarang. Pengambilan gambar kali ini kami lakukan dari atas Jembatan Barito yang berlokasi di kawasan Jalan Brigjen Katamso, Semarang.

Mengingat kembali ke belakang, terakhir kali kami membagikan dokumentasi suasana BKT dari sudut pandang jembatan ini adalah pada bulan Desember 2025 lalu. Setelah sekitar setengah tahun berlalu, tentu menarik melihat bagaimana perkembangan visual dari salah satu infrastruktur pengendali banjir di Kota Lumpia ini.

Potret Aliran Air dan Pengerukan BKT Semarang

Ada dua gambar yang kami sematkan dalam halaman galeri foto kali ini. Pada foto pertama, terlihat jelas bentangan aliran sungai BKT yang lurus membelah kawasan perkotaan Semarang Timur. Cuaca pagi itu sangat cerah; langit Semarang yang terik dan biru bersih tampak kontras dengan kondisi permukaan air di bawahnya.

  • Realitas Lapangan: Harus diakui secara realistis, genangan sampah plastik dan sisa material masih tampak mengapung di beberapa titik permukaan air. Pemandangan ini seolah menjadi pengingat kecil yang berharga bagi kita semua tentang pentingnya menjaga kebersihan aliran sungai dari hulu hingga ke hilir.

  • Progres Sisi Kiri & Kanan Sungai: Menengok ke sisi kiri, struktur tanggul beton sudah mulai rapi dan tertata dengan gundukan tanah sisa pengerukan yang berjejer di sepanjang tepian. Sementara di sisi kanan, hamparan rumput hijau masih mendominasi dan memberikan sedikit kesegaran di tengah area proyek yang cenderung gersang. Di kejauhan, menara air yang berdiri kokoh tetap setia menjadi latar belakang penanda kawasan.

Ekskavator yang Masih Setia Bekerja di Bantaran

Sama seperti dokumentasi kami pada postingan terdahulu di Banjir Kanal Barat (BKB) yang kerap menampilkan aktivitas alat berat, di kawasan Banjir Kanal Timur ini pun kami masih menjumpai pemandangan serupa.

Dua unit alat berat ekskavator atau yang biasa disebut warga lokal sebagai bego—masing-masing berwarna jingga dan kuning—tampak terparkir di area lapangan hijau di balik tanggul penahan.

Di dekatnya, gundukan tanah hitam pekat hasil pengerukan dasar sungai berjejer rapi di sepanjang bibir tanggul. Keberadaan alat-alat berat yang terus disiagakan ini tentu menjadi sinyal positif. Proyek normalisasi, pengerukan, dan perawatan berkala di BKT Semarang ini terbukti masih terus bergulir. Langkah antisipasi ini sangat krusial dilakukan sebelum datangnya musim hujan, demi memastikan kawasan Semarang Timur bisa semakin aman dan bebas dari ancaman banjir.

Perjalanan Banjir Kanal Timur untuk menjelma menjadi ruang publik yang sepenuhnya ideal memang masih panjang. Namun, melihat alat berat yang tetap siaga di lokasi dan struktur tanggul yang semakin kokoh, kami rasa kita patut memberikan apresiasi terhadap kerja keras para pekerja yang terus menjaga aliran sungai ini di lapangan.

Artikel terkait :

Komentar