Gambar yang kami taruh di halaman ini kami dokumentasikan saat mengunjungi Kota Lama Semarang di Minggu pagi (6/9) kemarin seusai gowes dari Car Free Day (CFD) Simpang Lima.
Terlihat gerbang ikonik yang bertuliskan Pasar Malam Sentiling 4-13 September 2026. Kehadiran gerbang megah ini selalu menjadi penanda kuat sekaligus penguat branding Festival Kota Lama Semarang, mengingat tak banyak tampilan instalasi desain skala besar yang menghiasi kawasan sepanjang event berlangsung.
Namanya juga pasar malam, tentu saat kami berkunjung tenda-tenda kuliner dan area duduknya terlihat tanpa aktivitas karena baru akan melayani pengunjung mulai sore hari.
Secara letak, lokasi penempatannya masih konsisten seperti beberapa tahun belakangan yang memusatkan area kulinernya di area parkir Metro, tepat di depan kantor polisi kawasan Kota Lama.
Di sini, pengunjung memang diajak bernostalgia lewat nuansa tempo dulu ala Koloniale Tentoonstelling 1914 yang menjadi ruh utama penyelenggaraannya. Agar halaman galeri foto ini semakin informatif dan berguna sebagai arsip digital, kami merangkum daftar lengkap jenama kuliner yang berpartisipasi dalam perhelatan tahun ini:
Toko Oen Semarang 1936
Pempek 96
Cuanki & Cimol Bojot Bandung
Soto Mie Bogor Tiga Saudara
Es Pisang Iio & Ce Hun Tiau By Kurimu
Coto Makassar Oma Teny & Nasi Paru Rica
Teh Tarik Kong An
Ketan Susu Kemayoran 1958
D'Java Otak-Otak Ny. Ban 1955
PIKAGO
Go Cuan Chickroll
Bakmi Karet Ayam Kampung Ationg 1962 Jakarta
Bakso Goreng Ationg
Asinan Betawi Gajah Mada
Kedai Tebu & Jeruk Nusantara
Dawet Pandan Ayu X Choco Berry
Dey Drink
Thai Mango
Aneka Kue Jadoel
Nasi Goreng Merah Semar Surabaya
Sate Padang Bungopadi
Pisang Plenet
Es Krim Turki
Oleh-Oleh Wonosobo
Rujak Cingur & Tahu Tek Surabaya
Serabi Solo Noemani
Chanos Bandeng Presto
Lumpia Semarang Lifes Joy
Leker Mr Blangkon
Sate Maranggi Sapi Mbak Puan
Ava Cooking Sate Taichan
Gemoy Coin Semarang KH Ahmad Dahlan
Tuan Muda Snack
| Sumber Instagram @festivalkotalamasmg |
Kami sendiri memilih untuk tidak mampir mencoba langsung kulinernya ataupun menikmati suasana malamnya tahun ini. Setidaknya, dokumentasi sisi lain yang sepi ini bisa menjadi catatan visual sekaligus referensi pembanding bagi siapa saja yang ingin melihat dinamika Festival Kota Lama dari masa ke masa.
Artikel terkait:
- [Eksklusif] Menelusuri Jejak Festival Kota Lama Semarang 2026: Usia ke-15 yang Senyap di Balik Bayang-Bayang MTQ Nasional
- 🏛️ Menelusuri FKL 2026 di Pagi Menjelang Siang: Usia ke-15 yang Senyap di Balik Bayang-Bayang MTQ Nasional
- 🏛️ Menonton Pembukaan FKL 2026 dari Layar Kaca: Antara Kemegahan Seremoni dan Realitas Lapangan
- 📸 Galeri Foto: Eiger Mega Bazaar Semarang
- Lainnya

Komentar
Posting Komentar